ESSAY PENGALAMAN ASISTENSI MENGAJAR DI SMKN 7 MALANG TAHUN PELAJARAN 2022-2023

ESSAY PENGALAMAN ASISTENSI MENGAJAR

DI SMKN 7 MALANG

TAHUN PELAJARAN 2022-2023

 

Disusun Untuk Melengkapi Tugas dan Memenuhi Syarat

Program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan

 

 

Oleh :

1.      Hulwa Hanina                           200111600474

2.      Mafrikhah Uyunnimah             200111600490

3.      Rumaisah Az-Zahro                   200111600439

 

 


 

 

S1 BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

JUNI, 2023

PENDAHULUAN

Pendidikan adalah pilar yang sangat berarti dalam pembangunan sesuatu negeri, dan guru adalah kunci utama dalam mengantarkan ilmu pengetahuan kepada generasi muda. Program Asistensi Mengajar yaitu bagian pembelajaran dan pengajaran dari satuan pendidikan yang merupakan kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Mengajar (MBKM). Program ini diwajibkan untuk mahasiswa yang menginjak semester 6 di jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang karena program ini sebagai capaian mata kuliah yang harus di tempuh mahasiswa. Dengan adanya program ini mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan dan ilmu yang diperoleh selama belajar di bangku perkuliahan dan akan di terapkan di dunia sekolah, tidak hanya itu melalui program ini mahasiswa akan belajar untuk menjadi calon pendidik yang baik serta mampu menyalurkan idenya untuk meningkatkan pembelajaran di sekolah, juga melatih mahasiswa dalam meingkatkan kepercayaan diri, berani, bertanggung jawab dan dapat menyelesaikan permasalahan siswa. Dalam program ini juga mahasiswa tidak hanya mengajar dikelas aja tetapi mahasiwa akan dilibatkan dalam penyusun administrasi sekolah, manajemen sekolah serta kegiatan diluar pembelajaran.

Dengan adanya program Asistensi Mengajar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih variatif dan terpersonalisasi dari mahasiswa asistensi mengajar. Asistensi mengajar memastikan terdapatnya kerjasama yang baik antara guru serta asisten, dan membagikan waktu dan sumber energi yang baik juga dalam penerapan asistensi mengajar. Pada akhirnya, asistensi mengajar mempunyai kedudukan yang berarti dalam tingkatkan mutu pembelajaran. Dengan melancarkan program asistensi mengajar, diharapkan pembelajaran bisa terus tumbuh serta menghasilkan generasi muda yang bermutu.

SMK Negeri 7 Malang menjadi salah satu sekolah mitra Universitas Negeri Malang dalam melaksanakan program asistensi mengajar. Pada tahun ini asistensi mengajar diawali dengan pembekalan mahasiswa yaitu dilakukan bersama dosen pembimbing dalam pembuatan dan pelatihan kemampuan sebelum terjun di lapangan secara langsung, dan membuat perancangan program serta pengantaran mahasiswa oleh dosen pembimbing pada tanggal 6 Februari 2023 dan program asistensi mengajar akan berakhir pada tanggal 23 juni 2023 disertai dengan pengumpulan tugas.

PEMBAHASAN

Dalam melakukan kegiatan Asistensi Mengajar mahasiswi S1 Bimbingan dan Konseling angkatan 2020 beranggotakan 3 orang, yaitu: Hulwa Hanina, Mafrikhah Uyunnimah dan Rumaisah Az-Zahro. Disini kami akan memberikan sedikit pengalaman kita mengenai Asistensi Mengajar di SMKN 7 Malang.

Kami berkesempatan untuk mengikuti program asistensi mengajar (AM). Adapun sekolah tempat kami melaksanakan program Asistensi Mengajar adalah SMKN 7 Malang yang beralamatkan di Jl. Satsui Tubun IV, Kebonsari, Kec. Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Setelah pengumuman penempatan kegiatan AM, kami bersama kelompok yang beranggotakan 12 mahasiswi diantaranya 3 mahasiswi S1 Bimbingan dan Konseling, 3 mahasiswi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, dan 3 mahasiswi S1 Tata Busana melakukan diskusi bersama mengenai progam non-akademik yang akan kita selenggarakan di sekolah SMKN 7 Malang.

Pelaksanaan program Asistensi Mengajar di sekolah dimulai pada tanggal 6 Februari 2023. Setelah tiba di sekolah, kami bertemu dengan koordinator mahasiswa AM untuk menjelaskan kegiatan-kegiatan serta aturan yang hars diikuti selama melaksanakan Asistensi Mengajar di SMKN 7 Malang. Saat pengenalan lingkungan sekolah, kami senang bisa melihat-lihat ruang divisi-divisi, kelas-kelas, ruang guru, perpustakaan, dan lain-lainnya. Sebelum mulai melakukan pembelajaran, kami menyusun Rencanan Pemberian Layanan (RPL)  beserta materi dan media layanan sesuai dengan materi layanan yang telah kami dapatkan dari guru pamong kami.

Setelah semua baik RPL, materi layanan dan media sudah siap untuk diberikan kepada peserta didik, kami masih mengikuti guru pamong ke kelas-kelas dan mengamati bagaimana karakteristik setiap peserta didik dari berbagai jurusan. Kami mendapatkan 7 kelas yaitu X DKV, X KA 1, X KA 2, X PSPT, XI KA 1, XI KA 2, XI TBS. Dari kelas-kelas tersebut terdapat perbedaan karateristik peserta didik misalnya kelas Desain Komputer Visual dan Produksi dan Siaran Program Televisi kebanyakan berisi anak laki-laki, untuk kelas Tata Busana mayoritas anak perempuan, sedangkan untuk kelas Kimia Analisis berisi anak laki-laki dan perempuan yang rata.

Selain yang telah disebutkan tadi, ada hal lain yang berbeda seperti ketika mengajar di kelas DKV dan PSPT butuh tenaga lebih dibandingkan saat mengajar di kelas KA sehingga dengan mengetahui karakteristik setiap jurusan kelas ini, kami dapat lebih mempersiapkan diri sebelum memasuki kelas, biaik metode atau media yang tepat sesuai dengan masing-masing karakteristik siswa, seperti menggunakan metode sinema edukasi karena siswa suka jika diajak menonton, tidak hanya menggunakan metode ekspositori saja. Tujuannya adalah agar siswa dapat mengikuti kegiatan layanan BK dengan baik dan seksama sehingga siswa tidak merasa bosan dan selain itu tujuan dari RPL itu sendiri dapat tercapai dengan baik. Layanan yang kami berikan tidak hanya berupa bimbingan klasikal di kelas akan tetapi kita juga melakukan layanan konseling baik individu ataupun kelompok sebagai bentuk pencegahan dan penyelesaian atas masalah yang di hadapi peserta didik.

Beberapa hal yang telah kami sebutkan di atas merupakan program akademik yang kami lakukan di sekolah, adapun program non-akademik yang kami lakukan yaitu membantu divisi-divisi yang ada di sekolah seperti:

1.   Divisi kurikulum di dalam divisi ini penulis membantu merekap absensi siswa kelas XII ketika USP dilaksanakan, tidak hanya itu penulis membantu menjaga di ruangan panitia untuk memberikan surat izin kepada siswa yang terlambat mengikuti ujian lalu menjaga kelas sementara ketika pengawas ujian belum datang, humas devisi ini belum memberikan jobdesk kepada mahasiswa AM jobdesknya ketika akhir semester,

2.      Sarpras di dalam divisi ini penulis mencatat laporan sarana dan prasaran di masing-masing kelas     apakah ada yang rusak atau tidak dan jika sudah laporan tersebut di serahkan kepada waka sarpras,

3.      Kesiswaan divisi kesiswaan ini banyak jobdesknya yaitu mengisi master web di sekolah, mengatur siswa ketika upacara, menjadi panitia yang mengatur osis ketika HUT SMARTA SMKN 7 Malang, lalu memberikan teguran kepada siswa jika siswa berpakaian tidak sesuai aturan sekolah,

4.      Perpustakaan divisi sekolah ini di dalam perpustakaan kami mulai menginput data buku yang akan di masukan dan mengsirkulasi buku kedalam bibliograhpy setelah itu kami menaruh buku-buku di rak buku sesuai dengan angka, huruf abjad dan huruf kecilnya. dan kami juga belajar mengscan kedatangan siswa, peminjaman, pengembalian buku dari siswa.

5.   Mahasiswa dilibatkan dalam jaga piket pagi untuk menjaga gerbang sekolah dan bersalaman dengan siswa-siswa di depan gerbang sekolah untuk menyambut siswa ke sekolah lalu tepat jam 06:47 pintu gerbang sekolah di tutup anak-anak pun telat, dan penulis ditugaskan untuk mendata anak-anak yang telat untuk masuk sekolah, lalu setelah itu penulis diikutsertakan keliling kelas untuk mengecek disetiap kelas mengenai kehadiran gurunya, ketika di kelas tidak ada guru maka guru piket harus memberikan teguran untuk ketua kelas segera memanggil gurunya dan juga ketika siswa ke luar kelas guru piket memberikan arahan untuk masuk ke kelas dan ketika sekolah sedang mengadakan razia besar-besaran seperti razia makeup, sisir, kaca, rokok, dll guru piket juga diikut sertakan, ketika raziannya sudah selesai penulis di tugaskan untuk menunggu di ruangan guru piket untuk mengurus perizinan keluar masuk sekolah untuk siswa.

Dari divisi ini, kami dapat belajar bagaimana berkomunikasi yang baik dengan guru yang berkaitan di masing-masing divisi tersebut sehingga tahu bagaimana program kerja dari setiap divisi tersebut. Selain melaksanakan divisi, kami juga mengadakan lomba di acara classmeetig sebagai program non akademik seluruh mahasiswa Asistensi Mengajar di SMKN 7 Malang. Lomba yang kami selenggarkan adalah "Lomba Musikalisasi Puisi dan Cerdas Cermat". Lomba ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan dan kreatvitas siswa.

PENUTUP

Selama 5 bulan melaksanakan kegiatan asistensi mengajar banyak hal yang kami dapatkan mulai dari bagaimana bekerjasama dengan anggota kelompok, guru pamong, guru-guru lain yang ada di sekolah, maupun menghadapi peserta didik yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Selain itu, kami juga bisa merasakan bagaimana terjun di dunia kerja yang sebenarnya karena kami harus memiliki tanggung jawab atas apa yang akan atau sudah kami lakukan dan mengetahui prosedur dalam dunia kerja sebelum melakukan sesuatu. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak baik kampus Universitas Negeri Malang yang sudah mengadakan kegiatan Asistensi Mengajar bagi penulis dan sekolah SMKN 7 malang yang sudah memberikan pengalaman yang sangat berkesan untuk kami, sehingga kami dapat mengenal dan menjalin silaturahmi kepada teman-teman AM dan guru-guru di SMKN 7 Malang. Semoga dengan kegiatan AM ini dapat bermanfaat untuk sekolah SMK Negeri 7 Malang.

Terima kasih…

 


Komentar